Jumat, 13 Desember 2019

Mengenal Carb Cycling Sebagai Solusi Diet Mudah Namun Belum Banyak Diketahui

Gambar oleh RitaE dari Pixabay

Menjalani program diet memang susah susah gampang, bagi yang sudah berhasil melakukannya mereka pasti mengatakan gampang, namun bagi mereka yang sudah meniru segala aktivitas seseorang yang telah berhasil namun tetap saja belum berhasil, pasti akan mengatakan susah. Mengapa demikian? Kembali lagi pada prinsip bahwa segala program diet apapun itu adalah “cocok-cocokan”. Mungkin bagi anda yang belum berhasil melakukannya, jangan menyerah, dan barangkali anda dapat melakukan carb cycling sebagai solusi masalah anda.

1.       Apa itu Carb Cycling ?
Carb cycling seperti namanya yang berarti selang-seling karbohidrat, yang prinsip metode utamanya adalah membatasi karbohidrat ketika tubuh tidak membutuhkannya dan memberi asupan karbohidrat yang cukup tinggi saat tubuh membutuhkannya. Simplenya begini, apabila hari ini anda melakukan latihan intensif di gym, anda hendaknya mengkonsumsi karbohidrat lebih tinggi dari biasanya. Ini bertujuan agar system metabolisme dalam tubuh dapat membakar karbohidrat tersebut menjadi energy, sehingga dapat lebih banyak digunakan untuk membangun jaringan otot. Sementara itu, apabila anda sedang memasuki masa istirahat, anda diwajibkan untuk membatasi atau hanya menkonsumsi sedikit karbohidrat agar tubuh tidak menyimpan glukosa ekstra yang dapat menjadi timbunan lemak. Sehingga saat tubuh pada masa istirahat, tubuh akan memanfaatkan lemak sebagai sumber energy.


2.       Bagaimana cara menentukan pola selang-selingnya?
Menentukan pola selang-seling dalam melakukan Carb Cycling sebenarnya fleksibel dan tidak mentok pada suatu teori yang pasti. Penentuan polanya dapat anda lakukan harian, mingguan, atau bahkan bulanan. Apabila hari ini atau minggu ini agenda anda sangat padat dan aktif, anda dapat mengkonsumsi karbohidrat lebih banyak. Lalu besok atau minggu selanjutnya apabila agenda anda sudah tidak padat dan hanya bersantai dirumah saja, anda wajib mengurangi asupan karbohidrat tersebut. Intinya, sesuaikan pada jadwal aktivitas anda, lakukan dengan konsisten dan serius agar mendapatkan hasil yang maksimal.

3.       Apakah pada hari tinggi karbo, berarti dapat kalap makan makanan berat?
Tidak! Pada hari tinggi karbohidrat, bukan berarti anda dapat semena-mena makan makanan berat secara berlebihan. Apalagi fokus utama anda adalah untuk menurunkan berat badan. Anda harus tetap fokus untuk pemenuhan nutrisi lainya agar seimbang. Anda juga harus mempertimbangkan untuk mengganti asupan karbohidrat yang lebih sehat seperti roti gandum, oat, dan ubi manis, dengan prosri yang lebih banyak.


4.       Apakah metode diet carb cycling sangat ampuh untuk turunkan berat badan?
Seperti pernyataan sebelumnya, bahwa setiap program diet adalah “cocok-cocokan”. Program diet yang teman anda lakukan belum tentu cocok untuk anda lakukan, karena tubuh manusia itu berbeda-beda. Termasuk metode carb cycling ini juga belum tentu akan ampuh apabila anda lakukan. Namun diet carb cycling ini sudah terbukti  sebagai tren yang populer dikalangan binaragawan dan atlet untuk menurunkan berat badan. Karena melihat manfaat potensinya dan dilihat sebagai alternatif yang lebih sederhana dalam menjalankan program penurunan berat badan.



Sumber referensi
Halodoc.com,Diakses pada 2019.Ganti Pola makan 2020, Coba Diet Carb Cycling





EmoticonEmoticon