Menjalani program diet memang
susah susah gampang, bagi yang sudah berhasil melakukannya mereka pasti
mengatakan gampang, namun bagi mereka yang sudah meniru segala aktivitas
seseorang yang telah berhasil namun tetap saja belum berhasil, pasti akan
mengatakan susah. Mengapa demikian? Kembali lagi pada prinsip bahwa segala program
diet apapun itu adalah “cocok-cocokan”. Mungkin bagi anda yang belum berhasil
melakukannya, jangan menyerah, dan barangkali anda dapat melakukan carb cycling
sebagai solusi masalah anda.
1. Apa itu Carb Cycling ?
Carb cycling seperti namanya yang berarti
selang-seling karbohidrat, yang prinsip metode utamanya adalah membatasi
karbohidrat ketika tubuh tidak membutuhkannya dan memberi asupan karbohidrat
yang cukup tinggi saat tubuh membutuhkannya. Simplenya begini, apabila hari ini
anda melakukan latihan intensif di gym, anda hendaknya mengkonsumsi karbohidrat
lebih tinggi dari biasanya. Ini bertujuan agar system metabolisme dalam tubuh
dapat membakar karbohidrat tersebut menjadi energy, sehingga dapat lebih banyak
digunakan untuk membangun jaringan otot. Sementara itu, apabila anda sedang
memasuki masa istirahat, anda diwajibkan untuk membatasi atau hanya menkonsumsi
sedikit karbohidrat agar tubuh tidak menyimpan glukosa ekstra yang dapat
menjadi timbunan lemak. Sehingga saat tubuh pada masa istirahat, tubuh akan
memanfaatkan lemak sebagai sumber energy.
2.
Bagaimana
cara menentukan pola selang-selingnya?
Menentukan pola selang-seling dalam
melakukan Carb Cycling sebenarnya fleksibel dan tidak mentok pada suatu teori
yang pasti. Penentuan polanya dapat anda lakukan harian, mingguan, atau bahkan
bulanan. Apabila hari ini atau minggu ini agenda anda sangat padat dan aktif,
anda dapat mengkonsumsi karbohidrat lebih banyak. Lalu besok atau minggu
selanjutnya apabila agenda anda sudah tidak padat dan hanya bersantai dirumah
saja, anda wajib mengurangi asupan karbohidrat tersebut. Intinya, sesuaikan
pada jadwal aktivitas anda, lakukan dengan konsisten dan serius agar
mendapatkan hasil yang maksimal.
3.
Apakah
pada hari tinggi karbo, berarti dapat kalap makan makanan berat?
Tidak! Pada hari tinggi karbohidrat,
bukan berarti anda dapat semena-mena makan makanan berat secara berlebihan.
Apalagi fokus utama anda adalah untuk menurunkan berat badan. Anda harus tetap
fokus untuk pemenuhan nutrisi lainya agar seimbang. Anda juga harus
mempertimbangkan untuk mengganti asupan karbohidrat yang lebih sehat seperti
roti gandum, oat, dan ubi manis, dengan prosri yang lebih banyak.
4.
Apakah
metode diet carb cycling sangat ampuh untuk turunkan berat badan?
Seperti pernyataan sebelumnya, bahwa
setiap program diet adalah “cocok-cocokan”. Program diet yang teman anda
lakukan belum tentu cocok untuk anda lakukan, karena tubuh manusia itu
berbeda-beda. Termasuk metode carb cycling ini juga belum tentu akan ampuh
apabila anda lakukan. Namun diet carb cycling ini sudah terbukti sebagai tren yang populer dikalangan
binaragawan dan atlet untuk menurunkan berat badan. Karena melihat manfaat
potensinya dan dilihat sebagai alternatif yang lebih sederhana dalam
menjalankan program penurunan berat badan.
Sumber referensi
Halodoc.com,Diakses pada 2019.Ganti Pola makan 2020, Coba Diet Carb Cycling
Sumber referensi
Halodoc.com,Diakses pada 2019.Ganti Pola makan 2020, Coba Diet Carb Cycling


EmoticonEmoticon