Gambar oleh Andreas Wohlfahrt dari Pixabay
Apa yang terbesit di benak anda apabila mendengar kata diet? saya yakin, yang terbesit di benak anda pasti proses penurunan berat badan semata. Namun, ternyata diet tidak hanya sebagai istilah seseorang yang hendak menurunkan berat badan, ternyata ada diet yang dapat membantu proses rehabilitasi penderita penyakit jantung.
Seperti yang kita ketahui, penyakit jantung terjadi karena di jantung terdapat gangguan sehingga jantung kehilangan kemampuan untuk melakukan fungsinya secara normal. Tujuan pengaturan diet bagi penderita penyakit jantung ini adalah agar terpenuhinya nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, namun agar tidak membebani jantung, dengan menjaga berat badan ideal, serta memastikan asupan garam, air, dan kolesterol terkontrol dalam tubuh.
Bagaimana cara menentukan nutrisi yang benar?
Dalam menentukan gizi yang "pas" atau "cukup" dapat menggunakan Rumus Harris-Benedict :


lalu setelah mendapatkan hasil dari kalkulasi diatas, kalikan dengan keaktifan aktivitas anda.
- x 1,2 (Aktivitas rendah/ringan)
- x 1,3 (Aktivitas sedang)
- x 1,4 (Aktivitas tinggi/berat)
Berapa komposisi makanan yang dianjurkan?
Adapun komposisi makanan yang disarankan yaitu 75% Karbohidrat, 15%Protein, dan 10% Lemak. Misalnya seperti makan makanan yang rendah kolesterol, menghindari lemak jenuh atau saturated fat, dan mengkonsumsi makanan rendah garam. Lebih baik lagi apabila makanan tersebut merupakan makanan yang mudah dicerna dan tidak menimbulkan gas. Lalu yang tak kalah penting tentu saja asupan cairan yang bisa berupa meminum air putih rata-rata 2liter/hari.
Sumber makanan apa saja yang dianjurkan?
Meskipun sudah mengetahui komposisi makanan yang dianjurkan, tentu seseorang yang mengidap penyakit jantung tidak serta merta dapan menkonsumsi segala sumber makanan. Makanan-makanan yang aman untuk dikonsumsi oleh seorang pendertita penyakit jantung antara lain seperti :
- Karbohidrat : nasi, roti, kentang, biskuit, makaroni dll. yang tidak dianjurkan seperti tape, ubi dan sejenisnya, karena mengandung gas.
- Protein : daging rendah lemak, ikan, telur, susu rendah lemak, kacang kedelai dan olahanya seperti tahu-tempe dll. Yang tidak dianjurkan seperti limpa, hati, jeroan sapi lainya, otak kepiting dan lain sebagainya karena mengandung kadar kolesterol yang tinggi.
- Sayuran : bayam, kangkung, buncis,kacang panjang, wortel, tomat, labu siam, dan tauge. Sedangkan yang tidak dianjurkan seperti kol, lobak, sawi, dan nangka muda.
- Buah-buahan : pisang, melon, papaya, jeruk, pir, apel, dan lain lain, kecuali durian dan nangka matang.
- Minyak : minyak jagung, margarin, minyak kedelai. Tidak dianjurkan menggunakan minyak kelapa ataupun santan yang kental.
- Bumbu : hindari menggunakan bumbu yang tajam, misalnya memasak dengan bumbu yang menggunakan cabai rawit berlebihan.
- Minuman : Bertemanlah dengan air putih dan jauhi minuman bersoda atau beralkohol.
Dengan melaksanakan pengaturan diet yang baik dan benar, niscaya akan membantu dalam proses rehabilitasi dan atau menjadi solusi pencegahan terserangnya penyakit jantung karena terjaganya kestabilan kondisi tubuh kita.


EmoticonEmoticon